MEMBUAT KONTUR DI LDD
Pada kesempatan kali ini saya akan membahas bagaimana caranya kita membuat kontur dengan bantuan LDD.
2. Pilih menu terrain, terrain model explorer
3. Pada panel terrain model explorer, klik kanan pada folder terrain, pilih create new surface (dan akan keluar secara otomatis surface1, nama surface ini bisa kita ganti sesuai selera, namun pada kesempatan kali ini saya hanya menggunakan surface default atau surface bawaan atau dengan kata lain tetap menggunakan surface1)
4. Klik tanda "+" pada surface1, pilih point file, kemudian pilih add points from AutoCad objects,pilih points.
5. Pada menu commands akan ada dua pilihan yang harus kita pilih (Append/Overwrite), kita pilih Append dengan cara ketik huruf "A" diakhiri tanda "enter"
6. Lagi-lagi, pada menu commands akan ada dua pilihan yang harus kita pilih (Entity/Layer), jagan lupa kita jatuhkan pilihan pada "Entity" dengan cara mengetikan huruf "E" lalu akhiri juga dengan tanda "enter" sehingga pada menu commands akan tampil tulisan "Select Objects :"
7. Kita block seluruh gambar kita, (jangan lupa akhiri dengan tanda "enter") sampai muncul panel terrain model explorer.
8. Pada folder terrain, pilih surface1, kemudian klik kanan pada boundaries, pilih add boundary definition, kemudian kita klik garis boundary yang sudah kita buat tadi, akhiri dengan tanda "enter" sebanyak 2 kali sampai muncul kembali "panel model explorer"
9. Kemudian kita klik kanan pada "Surface1", pilih "Build", pilih "OK"
10. Klik tombol "Ok" pada panel "Done Building Surface", jika sudah selesai maka kita klik tanda silang untuk menutup panel building surface.
Langkah 1 sampai langkah 10 diatas merupakan tahapan awal kita untuk membuat kontur, jika tahapan-tahapan diatas tidak kita kerjakan maka kontur yang akan kita bangun tidak akan dapat ditampilkan.
Setelah langkah-langkah diatas selesai kita kerjakan, tahapan selanjutnya adalah membuat kontur/ menampilkan kontur.
1. Pada menu, pilih terrain, kemudian pilih contour style manager,
2. Pada menu contour style manager, pilih contour appearance,
3. Pada pilihan contour display, pilih contours and grips, sedangkan untuk pilihan label display kita pilih labels and grips,
4. Pada pilihan smoothing options, kita pilih add vertices, kemudian rubah angka yang tertera pada display (digeser kekanan dan kekiri) hingga mentok diangka 10, kemudian
5. Pilih "Ok"
6. Pilih "terrain" kembali pada menu, pilih create contour (akan muncul tampilan panel create contours)
7. Pada pilihan intervals, pilih both minor and major, kemudian pada isian minor dan major interval kita isikan masing-masing "1" dan "5".
8. Selanjutnya kita pilih "ok",
9. Pada menu commands kita pilih "yes"
------>> berhasil....sangat mudah bukan ?????
Sebelum kita membahas bagaimana caranya membuat kontur, langkah awal yang harus kita siapkan adalah membuat project dan mengimport data hasil pengukuran lapangan. Jika masih ada diantara rekan2 yang belum tau bagaimana cara membuat project dan mengimport data hasil pengukuran, ada baiknya rekan2 membaca kembali ulasan saya mengenai cara membuat project di LDD dan cara mengimport data hasil pengukuran lapangan.
Setelah project dan data ukur berhasil kita import ke lembar LDD, langkah selanjutnya yang kita kerjakan adalah :
1. Membuat garis polyline untuk membatasi sebaran kontur (seperti garis berwarna PUTIH yang diperlihatkan pada gambar)Setelah project dan data ukur berhasil kita import ke lembar LDD, langkah selanjutnya yang kita kerjakan adalah :
2. Pilih menu terrain, terrain model explorer
3. Pada panel terrain model explorer, klik kanan pada folder terrain, pilih create new surface (dan akan keluar secara otomatis surface1, nama surface ini bisa kita ganti sesuai selera, namun pada kesempatan kali ini saya hanya menggunakan surface default atau surface bawaan atau dengan kata lain tetap menggunakan surface1)
4. Klik tanda "+" pada surface1, pilih point file, kemudian pilih add points from AutoCad objects,pilih points.
5. Pada menu commands akan ada dua pilihan yang harus kita pilih (Append/Overwrite), kita pilih Append dengan cara ketik huruf "A" diakhiri tanda "enter"
6. Lagi-lagi, pada menu commands akan ada dua pilihan yang harus kita pilih (Entity/Layer), jagan lupa kita jatuhkan pilihan pada "Entity" dengan cara mengetikan huruf "E" lalu akhiri juga dengan tanda "enter" sehingga pada menu commands akan tampil tulisan "Select Objects :"
7. Kita block seluruh gambar kita, (jangan lupa akhiri dengan tanda "enter") sampai muncul panel terrain model explorer.
8. Pada folder terrain, pilih surface1, kemudian klik kanan pada boundaries, pilih add boundary definition, kemudian kita klik garis boundary yang sudah kita buat tadi, akhiri dengan tanda "enter" sebanyak 2 kali sampai muncul kembali "panel model explorer"
9. Kemudian kita klik kanan pada "Surface1", pilih "Build", pilih "OK"
10. Klik tombol "Ok" pada panel "Done Building Surface", jika sudah selesai maka kita klik tanda silang untuk menutup panel building surface.
Langkah 1 sampai langkah 10 diatas merupakan tahapan awal kita untuk membuat kontur, jika tahapan-tahapan diatas tidak kita kerjakan maka kontur yang akan kita bangun tidak akan dapat ditampilkan.
Setelah langkah-langkah diatas selesai kita kerjakan, tahapan selanjutnya adalah membuat kontur/ menampilkan kontur.
1. Pada menu, pilih terrain, kemudian pilih contour style manager,
2. Pada menu contour style manager, pilih contour appearance,
3. Pada pilihan contour display, pilih contours and grips, sedangkan untuk pilihan label display kita pilih labels and grips,
4. Pada pilihan smoothing options, kita pilih add vertices, kemudian rubah angka yang tertera pada display (digeser kekanan dan kekiri) hingga mentok diangka 10, kemudian
5. Pilih "Ok"
6. Pilih "terrain" kembali pada menu, pilih create contour (akan muncul tampilan panel create contours)
7. Pada pilihan intervals, pilih both minor and major, kemudian pada isian minor dan major interval kita isikan masing-masing "1" dan "5".
8. Selanjutnya kita pilih "ok",
9. Pada menu commands kita pilih "yes"
------>> berhasil....sangat mudah bukan ?????
| Seperti inilah hasilnya kira-kira |
Comments